Foodie Talk: Nasi Campur di Aroma Kasongan, Yogyakarta

Minggu lalu salah satu teman baik saya datang ke Jogja. Dia sih sudah tidak asing dengan Jogja, namun kedatangannya selalu saya tunggu-tunggu karena pergi dengan dia selalu menyenangkan. Saya memang tidak pernah membuat rencana, kami biasanya spontan memilih destinasi.

Kali ini saya mengajaknya untuk mencoba Aroma Kasongan. Saya sendiri belum pernah namun kelihatannya menarik. Kasongan juga salah satu area yang sering saya kunjungi untuk “cuci mata”. Duh barang-barang di Kasongan sungguh menarik.

Lokasi tempat ini di Jalan Raya Kasongan, jadi gak susah untuk mencarinya. Saat lihat foto-foto Aroma di Instagram, saya kira tempat ini besar ternyata tidak terlalu namun saya langsung senang ketika masuk.

Bagian luar

Ada dua area yaitu indoor dan outdoor. Bagian indoor-nya manis, ada beberapa tempat duduk namun sayang agak gelap. Saya langsung menuju ke area outdoor karena udara di Jogja saat itu tidak terlalu panas dan masih agak pagi. Wah bagian luarnya ternyata nyaman sekali. Memang tidak terlalu besar, ada beberapa tempat duduk saja namun langsung adem karena ada kolam kecil. Pemandangan di belakang adalah sawah, sayang saat itu sawahnya sedang panen hanya ada beberapa petani lalu lalang. Bayangin kalau pas sawahnya ijo royo-royo pasti bagus banget ya! Angin sepoi-sepoi menyambut kami dan langsung kami pilih tempat duduk yang paling adem untuk segera memesan.

Menu utama mereka adalah berbagai macam nasi campur. Saya memilih nasi campur vegetarian sedangkan mama saya yang ikut dengan kami pesan nasi campur ayam kecap manis. Kami juga mencicipi pisang goreng dan kopinya. Mas yang bekerja di situ ramah banget, dengan sabar menjawab pertanyaan-pertanyaan kami.

Saat nasi campur saya datang, wow, lauknya banyak sekali! Akhirnya saya paroan saja sama teman saya. Di dalam nasi campur vegetarian ada nasi dengan bawang goreng (YUM), tahu isi jamur, tempe goreng, lodeh tempe, terong, urap dan sambal. Terong dan tahunya menurut saya sih biasa aja ya tapi yang lainnya enak deh. Saya icip ayam kecap mama saya dan rasanya enak juga.

Nasi Campur Aroma Kasongan

Pisang goreng mereka juga gak boleh dilewatkan. Pisangnya dipotong tipis-tipis dan digoreng dalam balutan tepung. Ada rasa butter di dalam pisang gorengnya, selain itu ada tambahan taburan gula semut di atasnya. Duh enak banget!

Kalau masalah kopi, saya pesan kopi susu yang menurut saya kurang. Teman saya pesan kopi hitam (arabica) yang katanya enak. Dia juga minum es timun yang dia bilang seger banget. Kebayang sih minum es timun di siang hari 😀

Saya jelas akan balik lagi ke tempat ini. Sayangnya, si masnya bilang bahwa last order-nya jam 6 sore, padahal saya pingin ke sini agak sore menjelang malam. Masnya sendiri gak tahu alasannya kenapa, mama berpendapat mungkin karena kalau malam Jalan Raya Kasongan itu memang sepi sekali. Bisa jadi.

Oh ya, saat duduk di bagian luar, saya kok merasa ada sedikit vibe Bali gitu (tapi pemandangannya sawah bukan pantai :D).

Nah buat kalian yang main ke Jogja dan main-main ke arah Kasongan/Jalan Parangtritis bisa nih mampir ke sini untuk leyeh-leyeh.

***

Price Range: 15000-35000
Tempat: 4/5
Pelayanan: 5/5

Advertisements

13 thoughts on “Foodie Talk: Nasi Campur di Aroma Kasongan, Yogyakarta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s